Tanah Datar – pemerintah Kabupaten Tanah Datar mempercepat pembukaan akses jalan di Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, yang terputus akibat banjir bandang. Akses jalan ini krusial karena menjadi jalur utama menuju beberapa nagari yang terdampak parah.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menegaskan fokus utama saat ini adalah pengalihan arus sungai dan penimbunan jalur yang rusak menggunakan alat berat.
“Ini penting agar akses cepat terbuka, bantuan mudah disalurkan, dan alat berat bisa masuk ke titik-titik terdampak,” ujar Bupati Eka Putra, Kamis (4/12/2025).Jalan provinsi di Nagari Sumpur menghubungkan Kabupaten Tanah Datar dengan Kabupaten Solok. Terputusnya jalur ini menghambat mobilitas warga, distribusi logistik, dan akses layanan.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar membutuhkan tambahan alat berat untuk mempercepat perbaikan jalan, pembersihan material, dan normalisasi sungai.
Data dari Dinas PUPR Tanah Datar mencatat 14 titik sungai rusak yang memerlukan normalisasi dengan tanggul batu beronjong.
Pembersihan material di rumah warga dilakukan secara manual oleh TNI dan warga setempat.
Wali Nagari Sumpur, Fernando, mengharapkan dukungan dari Pemerintah Provinsi dan pusat untuk pemulihan akses jalan dan normalisasi sungai.
“Di sekitar Batang Sumpur banyak lahan pertanian dan permukiman warga. Kami sangat berharap akses segera pulih,” kata Fernando.
Data sementara mencatat 12 rumah hanyut, 13 rusak berat, dan 23 berada di zona merah berisiko tinggi.











