Barcelona – ZTE Corporation dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge) mengumumkan kolaborasi strategis untuk menghadirkan layanan 5G Fixed Wireless Access (FWA). Kemitraan ini memanfaatkan spektrum 1,4GHz dan diumumkan di Mobile World Congress (MWC) 2026, Barcelona, Spanyol, Senin (2/3/2026).
Kerja sama ini menjadi proyek 5G FWA 1,4GHz pertama antara ZTE dan Surge. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat akses fixed broadband dan menjembatani kesenjangan konektivitas di berbagai wilayah Indonesia. Surge menjadi operator pertama di dunia yang meluncurkan layanan fixed broadband komersial menggunakan spektrum 5G FWA 1,4GHz.
Sebelumnya, PT Telemedia Komunikasi Pratama, anak usaha Surge, memenangkan lelang frekuensi Broadband Wireless Access (BWA) 2025 dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi). Lisensi yang dimenangkan mencakup Region-1, meliputi Jawa, Maluku, dan Papua, yang mencakup lebih dari 60 persen populasi Indonesia.
Layanan IRA – Internet Rakyat, yang diluncurkan pada 19 Februari 2026, menawarkan internet berkecepatan hingga 100 Mbps dengan harga Rp100 ribu per bulan, kuota unlimited, dan gratis sewa modem. ZTE berperan sebagai mitra teknologi utama, menyediakan solusi end-to-end FWA, termasuk infrastruktur Radio Access Network (RAN), perangkat Customer Premises Equipment (CPE), dan layanan implementasi teknis.
Integrasi jaringan backbone fiber optik milik Surge yang membentang di sepanjang jalur kereta api Pulau Jawa menjadi keunggulan utama proyek ini. Kombinasi akses nirkabel 1,4GHz dan backbone fiber menurunkan biaya investasi per pelanggan, meningkatkan efisiensi distribusi bandwidth, dan mempercepat time-to-market. Sinergi ini memungkinkan ekspansi layanan internet berkecepatan tinggi secara efisien di wilayah perkotaan dan suburban di Jawa, serta mendukung perluasan konektivitas ke Maluku dan Papua.










