Padang – Empat madrasah terpadu di kawasan Gunung Pangilun, yakni MAN 2 Padang, MTsN 6 Padang, MIN 3 Padang, dan RA Raudhatul Ikhlas, menggelar acara halalbihalal gabungan pada Jumat (10/4/2026).

Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Ikhwanusafa Kampus MAN 2 Padang dan dihadiri oleh seluruh guru serta pegawai dari keempat madrasah tersebut.

Acara dihadiri oleh pejabat penting,termasuk Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat,mustafa,dan Kepala Kemenag Kota Padang,Edy Oktafiandi. Turut hadir pula Ketua Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Sumbar, Ny. Nur Sofia Mustafa, para kepala madrasah di lingkungan Gunung Pangilun, Kompol Roswita dari Dirlantas Polda Sumbar, pengawas madrasah, ketua komite, dan Lurah Gunung pangilun.

Kakanwil Kemenag Sumbar,Mustafa,menekankan bahwa halalbihalal merupakan momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan memaafkan. Ia menambahkan bahwa tradisi ini telah menjadi sarana mempererat persatuan sejak 1948.

Mustafa mengajak seluruh elemen madrasah untuk terus memperkuat kebersamaan, menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk meringankan tugas berat di dunia pendidikan.

Sementara itu, Kakankemenag Kota Padang, Edy Oktafiandi, berharap madrasah terpadu Gunung Pangilun semakin maju dan solid. Ia juga mendorong MAN 2 padang untuk memanfaatkan peluang beasiswa dari Pemerintah Kota Padang untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Ketua Madrasah Terpadu, ahmad asdi, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi ajang mempererat rasa kekeluargaan dan berharap madrasah semakin maju berkat kebersamaan.

Dalam kesempatan yang sama,Kompol Roswita mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas mengingat angka kecelakaan yang masih tinggi. Ia mengajak warga madrasah dan masyarakat untuk taat aturan demi keselamatan.

MAN 2 Padang secara khusus ditetapkan sebagai pilot project madrasah tertib berlalu lintas di Kota Padang.

Padang – Empat madrasah terpadu di kawasan Gunung Pangilun, yakni MAN 2 Padang, MTsN 6 Padang, MIN 3 Padang, dan RA Raudhatul Ikhlas, menggelar acara halalbihalal gabungan pada Jumat (10/4/2026).

Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Ikhwanusafa Kampus MAN 2 Padang dan dihadiri oleh seluruh guru serta pegawai dari keempat madrasah tersebut.

Acara dihadiri oleh pejabat penting, termasuk Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, Mustafa, dan Kepala Kemenag Kota Padang, Edy Oktafiandi.Turut hadir pula Ketua Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Sumbar, ny.Nur Sofia Mustafa,para kepala madrasah di lingkungan Gunung Pangilun,Kompol Roswita dari Dirlantas polda Sumbar,pengawas madrasah,ketua komite,dan Lurah Gunung Pangilun.

Mustafa menekankan bahwa halalbihalal merupakan momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan memaafkan.Ia menambahkan bahwa tradisi ini telah menjadi sarana mempererat persatuan sejak 1948.

Ia mengajak seluruh elemen madrasah untuk terus memperkuat kebersamaan, menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk meringankan tugas berat di dunia pendidikan.

Sementara itu, Edy Oktafiandi berharap madrasah terpadu Gunung Pangilun semakin maju dan solid. Ia juga mendorong MAN 2 Padang untuk memanfaatkan peluang beasiswa dari Pemerintah Kota Padang untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Ketua Madrasah Terpadu, Ahmad Asdi, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi ajang mempererat rasa kekeluargaan dan berharap madrasah semakin maju berkat kebersamaan.

Dalam kesempatan yang sama, kompol Roswita mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas mengingat angka kecelakaan yang masih tinggi. ia mengajak warga madrasah dan masyarakat untuk taat aturan demi keselamatan.

MAN 2 Padang secara khusus ditetapkan sebagai pilot project madrasah tertib berlalu lintas di Kota Padang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *