Bukittinggi – tiga tokoh menandatangani Sampul Peringatan International Minangkabau Literacy Festival ke-4 (IMLF-4) bertema 100 Tahun Jam Gadang saat pembukaan Seminar Sastra Internasional di Istana Bung Hatta, bukittinggi, Sabtu (6/6/2026).
Penandatanganan dilakukan oleh Ketua IMLF-4 Sastri Bakry, delegasi IMLF-4 asal Bangladesh Aminur Rahman, dan Sekretaris IMLF-4 armaidi Tanjung. Kegiatan itu menjadi bagian dari dokumentasi pelaksanaan IMLF-4 yang tahun ini memasuki penyelenggaraan keempat.
Sastri bakry mengatakan, sampul peringatan tersebut penting sebagai arsip momen bersejarah IMLF-4 yang bertepatan dengan perayaan seabad Jam Gadang.
“Ini menjadi salah satu dokumentasi penting dari pelaksanaan IMLF yang sudah keempat kali,” ujarnya.
Aminur Rahman menilai sampul peringatan itu juga memiliki nilai lebih bagi kolektor filateli, yakni mereka yang gemar mengumpulkan prangko dan benda pos lainnya.
Armaidi Tanjung menjelaskan, sampul peringatan itu sudah mengantongi nomor registrasi dari Pengurus Pusat Perkumpulan Filatelis Indonesia (PP PFI) dengan nomor 0346.Desainnya menampilkan jam Gadang yang berdiri kokoh, disertai logo 100 Tahun Jam Gadang di bagian bawah.
“Di sampul terdapat empat logo, masing-masing logo PFI, IMLF-4, Satupena Sumbar dan Pemko bukittinggi. Selain itu, kami juga menerbitkan kartu pos harian untuk kegiatan yang berlangsung 3-7 Juni 2026. Setiap kartu pos bergambar kegiatan IMLF-4,” kata Armaidi, yang juga filatelis di Sumatera Barat.
Ia menambahkan, penerbitan Sampul Peringatan 100 Tahun Jam Gadang menjadi penting karena momentum seabad itu merupakan peristiwa bersejarah. Sampul peringatan dan kartu pos tersebut dapat diperoleh di bazar atau pameran IMLF-4 di Istana Bung Hatta hingga kegiatan berakhir pada Minggu (7/6/2026).











