Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh bersama Balai Pengawas Obat dan makanan (BPOM) menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program prioritas Nasional Keamanan Pangan, Rabu (13/8/2025).

kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas keamanan pangan di berbagai lokasi intervensi.Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Dafrul Pasi, mewakili Wali Kota, membuka acara di Aula Kopay Dinas Komunikasi dan Informatika Balai Kota Payakumbuh.

Monev ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Advokasi yang telah dilaksanakan pada 30 April 2025.

Lokasi pelaksanaan kegiatan meliputi Kelurahan Tanjung Pauh (desa Pangan Aman), Pasar Ibuh (PPABK), SMP Negeri 2, dan SMA Negeri 2 Payakumbuh (SAPA Sekolah).

Dafrul Pasi berharap program ini menjadi percontohan bagi wilayah lain. Ia juga menekankan pentingnya kemandirian komunitas desa, pasar, dan sekolah dalam pengawasan keamanan pangan.

Kepala Balai POM Payakumbuh, Iswadi, menjelaskan program ini merupakan inisiatif nasional dari Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan Balai POM.Iswadi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.Berdasarkan data Balai POM, 49 sampel pangan jajanan anak sekolah di SMP Negeri 2 dan SMA Negeri 2 Payakumbuh memenuhi syarat dan bebas dari bahan berbahaya.

selain itu, telah terbentuk kader keamanan pangan di kelurahan yang aktif melakukan sosialisasi dan pengawasan.

Pemko Payakumbuh berharap Balai POM terus berkontribusi dalam bidang keamanan pangan, penanggulangan stunting, dan pemberdayaan pelaku usaha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *