Padang—Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengalokasikan bantuan keuangan sebesar Rp7,4 miliar untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Kabupaten Solok Selatan. Komitmen pendanaan tersebut disampaikan secara resmi dalam pertemuan audiensi antara Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, dengan Bupati Solok Selatan, Khairunas, di Padang.

Bantuan dana tersebut diproyeksikan untuk mengakselerasi berbagai program prioritas daerah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Fokus utama penggunaan anggaran mencakup peningkatan kualitas sarana dan prasarana yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten, serta mendukung stabilitas ekonomi daerah.

“Pemerintah provinsi berkomitmen untuk terus mendukung percepatan pembangunan di daerah melalui skema bantuan keuangan yang terukur. Kami berharap alokasi Rp7,4 miliar ini dapat dikelola secara transparan dan tepat sasaran agar memberikan dampak signifikan bagi masyarakat Solok Selatan,” ujar Arry.

Dalam pertemuan tersebut, Khairunas memaparkan sejumlah urgensi pembangunan yang membutuhkan dukungan fiskal dari provinsi. Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten sangat krusial dalam mempercepat penyelesaian proyek strategis daerah yang sempat terkendala keterbatasan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) setempat.

Menurut Khairunas, dana bantuan tersebut akan segera disalurkan untuk membiayai proyek-proyek fisik yang telah direncanakan sebelumnya. Ia memastikan bahwa jajarannya akan segera melakukan verifikasi teknis agar pelaksanaan pekerjaan di lapangan dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

“Dukungan ini sangat berarti bagi kami untuk menyelesaikan target pembangunan yang telah direncanakan. Kami akan memastikan setiap rupiah dari bantuan ini dimanfaatkan dengan baik untuk memperbaiki infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan warga,” kata Khairunas.

Lebih lanjut, Arry menjelaskan bahwa pemberian bantuan keuangan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam memeratakan pembangunan antarwilayah di Sumatera Barat. Ia menambahkan bahwa pemerintah provinsi akan melakukan pengawasan berkala terhadap progres penggunaan dana tersebut guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi keuangan negara.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga mendorong agar pemerintah kabupaten tetap mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk menopang kemandirian fiskal. Sinergi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada bantuan pendanaan, tetapi juga mencakup koordinasi teknis yang intensif antara organisasi perangkat daerah di tingkat provinsi dan kabupaten.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk memperkecil kesenjangan antarwilayah. Dengan adanya kucuran dana tersebut, diharapkan realisasi proyek-proyek strategis di Solok Selatan dapat segera terlaksana secara efektif, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut dalam jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *