Padang – Sebuah buku berbahasa Minang berjudul “Palajaran Muatan Lokal Kaminangkabauan untuk Kalaih X SMA/SMK/SLB” hadir untuk melestarikan budaya Minangkabau.Buku ini ditulis oleh Fredrik Tirtosuryo Esoputro, seorang guru SMK Negeri 2 Padang Panjang.
Buku ini dinilai penting dalam mengenalkan budaya Minangkabau kepada generasi muda. Pegiat literasi, Sastri Bakry, merekomendasikan buku ini bagi siapa saja yang ingin mengenal lebih dekat budaya Minangkabau.
Buku ini membahas berbagai aspek budaya minangkabau, mulai dari nilai dasar, filosofi adat, hingga sejarah sumpah Sati Bukik Marapalam. pembahasan juga mencakup nilai-nilai filosofi Sumbang Duo Baleh, kias-kias, seni, warisan, dan pola hidup sehat orang Minang.
Salah satu hal menarik dari buku ini adalah pembahasan tentang filosofi adat Minang.Adat Minang merupakan sistem nilai dan norma yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Minangkabau.
filosofi ini mengajarkan tentang pentingnya kesederhanaan, kejujuran, dan kerja keras sesuai norma Adat basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
Fredrik menjelaskan bahwa buku ini bertujuan membantu guru dalam mengajarkan mata pelajaran keminangkabauan kepada siswa. Upaya ini merupakan wujud fredrik untuk membangkitkan jati dirinya sebagai urang Minang.









