Jakarta – Arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 menyebabkan lonjakan volume kendaraan yang menuju wilayah Jabodetabek. Jasa Marga mencatat lebih dari 324 ribu kendaraan memasuki Jakarta hingga Sabtu (3/1/2026) pagi, berdasarkan akumulasi data dari empat gerbang tol utama.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan bahwa total kendaraan yang kembali ke Jabodetabek mengalami peningkatan sebesar 16,24 persen dibandingkan hari normal. "Total volume lalu lintas yang kembali ke Jabodetabek meningkat 16,24 persen dibandingkan kondisi normal," kata Rivan.
Mayoritas kendaraan, sekitar 45,59 persen atau 147.817 unit, berasal dari arah timur, yaitu Trans Jawa dan Bandung. Sementara itu, 90.590 kendaraan (27,94 persen) datang dari arah barat (Merak), dan 85.801 kendaraan (26,46 persen) dari arah Puncak, Bogor.
Dari arah Trans Jawa, tercatat 71.614 kendaraan melintas melalui GT Cikampek Utama, mengalami kenaikan 29,60 persen dari lalu lintas normal. Dari Bandung, 76.203 kendaraan melewati GT Kalihurip Utama, meningkat 32,17 persen dari kondisi normal.
Arus balik dari arah barat mencatatkan 90.590 kendaraan melintas melalui GT Cikupa, sedikit lebih rendah 8,28 persen dibandingkan lalu lintas normal. Sementara itu, dari arah selatan, 85.801 kendaraan kembali ke Jabodetabek melalui GT Ciawi, naik 27,62 persen.
Secara kumulatif, 2.638.186 kendaraan meninggalkan Jabodetabek selama 16 hari periode libur Nataru 2025/2026, meningkat 11,49 persen dibandingkan lalu lintas normal. Pada periode yang sama, 2.472.184 kendaraan kembali ke Jabodetabek, naik 8,01 persen dari kondisi normal.
Jasa Marga memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada Minggu (4/1/2026). "Jasa Marga telah menyiapkan langkah antisipasi, mulai dari optimalisasi layanan operasional, pengaturan lalu lintas di titik rawan kepadatan, hingga kesiapan petugas dan sarana pendukung di lapangan," jelas Rivan.
Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol untuk mengatur waktu perjalanan, menghindari jam-jam padat, dan memanfaatkan informasi lalu lintas terkini melalui aplikasi Travoy.











