Padang – Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari mencatatkan pertumbuhan aset signifikan hingga Agustus 2025. Total aset UUS Bank Nagari mencapai Rp6,47 triliun.

Angka ini menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 5,97 persen dibandingkan akhir tahun 2024. Capaian ini memperkuat posisi UUS Bank nagari di tengah dinamika ekonomi.

Direktur kredit dan Syariah Bank nagari,Hafid Dauli,menyebut peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan penyaluran pembiayaan menjadi pendorong utama pertumbuhan aset.

DPK UUS Bank Nagari mencapai Rp4,96 triliun, tumbuh 4,71 persen year-to-date. Sementara itu, pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp4,50 triliun, meningkat 11,41 persen dibandingkan Desember 2024.

“Kepercayaan masyarakat terhadap layanan syariah terus meningkat,” ujar Hafid Dauli, Minggu (28/9/2025). Pertumbuhan pembiayaan, khususnya pada sektor produktif dan UMKM, menjadi indikatornya.

Dari sisi laba, UUS Bank Nagari membukukan keuntungan Rp125,54 miliar hingga Agustus 2025. Angka ini tumbuh 15,57 persen secara bulanan.

Inovasi produk dan program syariah unggulan turut menopang kinerja UUS Bank Nagari. Tabungan hari raya Muda (Tahari Muda), Tabungan Sikoci Umroh, Tabungan Sikoci Qurban, dan Nagari Digital Masjid (NDM) memperluas jangkauan layanan.

Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Chandra, menegaskan capaian ini memperkuat posisi UUS Bank Nagari dalam transformasi menjadi bank umum syariah penuh. Pertumbuhan aset yang stabil menjadi indikator penting bagi keberlanjutan rencana konversi.

“Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis proses konversi ini dapat membawa Bank Nagari ke level yang lebih tinggi,” kata gusti Chandra.

UUS Bank Nagari meraih predikat “sangat bagus” dan posisi puncak dalam rating Unit Usaha Syariah Bank Umum Tahun 2025 versi Infobank. Kategori aset Rp5 triliun hingga di bawah Rp10 triliun menjadi penilaiannya.

Dengan pertumbuhan aset yang terus berlanjut, UUS Bank Nagari diyakini mampu memperkuat kontribusinya dalam mendukung pembangunan ekonomi syariah di Sumatera barat. Kepercayaan masyarakat sebagai institusi keuangan syariah yang kredibel dan berdaya saing terus dijaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *