Painan – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten pesisir Selatan memperkuat pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Penguatan dilakukan melalui rapat koordinasi di kantor Bawaslu setempat, Rabu (26/11/2025).

Rapat ini bertujuan mengevaluasi hasil pengawasan bulan berjalan dan menyusun strategi untuk bulan berikutnya.

Ketua Bawaslu Pesisir Selatan, Afriki Musmaidi, menekankan pentingnya konsistensi dan ketelitian dalam pengawasan data pemilih.

“Validitas data pemilih tidak boleh diabaikan karena ini menyangkut kualitas demokrasi di Pesisir Selatan,” tegas Afriki.

Bawaslu terus berkoordinasi dengan KPU Pesisir Selatan dan menganalisis laporan hasil PDPB.

“Setiap data yang disampaikan KPU harus kita telaah secara cermat. Jika ada kejanggalan, kita harus segera memberikan saran perbaikan,” ujar Afriki.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu pesisir Selatan, Nurmaidi, menyoroti dua persoalan mendasar dalam data pemilih.

“Pertama, masyarakat yang memenuhi syarat sebagai pemilih, namun tidak masuk dalam daftar pemilih. Kedua, masyarakat yang tidak memenuhi syarat, namun terdaftar,” jelas Nurmaidi.

Nurmaidi berharap pengawasan PDPB dapat berjalan lebih efektif, akurat, dan mendukung penyelenggaraan pemilu yang kredibel.

Rapat ini dihadiri oleh Ketua KPU Pesisir Selatan, perwakilan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kacabdin Wilayah VII Pesisir selatan, serta jajaran komisioner dan staf teknis Bawaslu Pesisir Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *