PARIAMAN – BBPOM Padang berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Pariaman dalam upaya penghijauan pascabencana hidrometeorologi. Kepala BBPOM Padang, Martin Suhendri, menyampaikan inisiatif penanaman pohon saat bertemu Wakil Walikota Pariaman, Mulyadi, Kamis (15/01).
Gagasan ini merupakan bagian dari gerakan yang dicanangkan oleh Kepala BPOM Pusat, Taruna Ikrar. Pertemuan tersebut juga membahas pengawasan intensif terhadap pangan jajanan anak-anak di sekolah, pasar, dan desa.
BBPOM Padang akan meningkatkan pengawasan takjil menjelang bulan puasa. Martin menegaskan, "Kita berupaya, jajanan yang dijual di sekolah itu, tidak menggunakan penyedap rasa yang berlebihan, tidak kadaluarsa dan tidak pakai formalin serta lainnya."
Menjelang Ramadhan, BBPOM Padang akan turun langsung ke pasar untuk melakukan uji laboratorium terhadap takjil yang dijual pedagang. Tujuannya adalah mencegah pedagang menjual takjil mengandung formalin dan bahan berbahaya.
Pengawasan juga menyasar obat-obatan di toko obat dan apotek untuk memastikan kelayakan konsumsi. Mulyadi menyambut baik kerjasama ini dan mengapresiasi upaya BBPOM dalam memastikan keamanan pangan dan obat-obatan.
Pemerintah Kota Pariaman menyatakan dukungan penuh terhadap program penghijauan nasional dengan menanam 23 juta pohon.










