Limapuluh Kota – Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota bersama Balai Sentra Abiseka Kementerian Sosial RI menggelar bakti sosial sunatan massal dan operasi katarak di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Mahkota Berlian, Komplek Kantor Bupati Limapuluh Kota, Sarilamak, Minggu (28/6/2026). Kegiatan ini disebut sebagai wujud kehadiran negara dalam pelayanan sosial dan kesehatan, terutama bagi anak-anak dari keluarga rentan di wilayah kerja Sentra abiseka.
Acara itu dibuka oleh Wakil Bupati Limapuluh Kota Ahlul Badrito Resha bersama Kepala Balai Abiseka Pekanbaru Adi Hariyanto. Sejumlah unsur pimpinan daerah juga hadir, mulai dari Ketua DPRD, Forkopimda, para asisten, kepala perangkat daerah, peserta khitanan massal, hingga masyarakat setempat.
Selain layanan sunatan massal dan operasi katarak, Kementerian Sosial RI melalui Sentra Abiseka Pekanbaru juga menyalurkan bantuan ATENSI atau asistensi Rehabilitasi Sosial. Bantuan tersebut mencakup pemenuhan hidup layak, bantuan kewirausahaan, sarana kamar, perlengkapan sekolah, dan alat bantu kesehatan.
Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha mengapresiasi Sentra Abiseka Kementerian sosial RI serta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan sosial tersebut. Ia berharap seluruh pengabdian yang diberikan menjadi amal ibadah.
“Semoga segala bentuk pengabdian dan keikhlasan yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan mendapat balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT,” ujarnya.
Ahlul juga menegaskan bahwa bantuan pemerintah tidak hanya ditujukan untuk meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan kasih sayang negara kepada warganya. Ia menyebut, bantuan itu harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
“Alhamdulillah hari ini, Kemensos akan menyerahkan bantuan Atensi II senilai Rp265 juta kepada 127 orang penerima manfaat. Mari manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya serta terus menjaga semangat untuk hidup mandiri, proaktif, dan saling peduli pada sesama,” kata Ahlul.
Kepala Dinas sosial Limapuluh Kota Indra Suriani selaku ketua pelaksana mengatakan, sunatan massal dan operasi katarak menjadi bukti nyata pelayanan kesehatan gratis dari pemerintah pusat dan daerah bagi warga Limapuluh Kota.
Ia menjelaskan, operasi katarak dilaksanakan melalui tahapan skrining pada 27 Juni, operasi pada 28 Juni, dan tindakan pascaoperasi pada 29 Juni. Sebanyak 94 peserta mengikuti layanan tersebut di RSUD Achmad Darwis Suliki.
“Untuk sunatan massal dipusatkan di RTH Mahkota Berlian Sarilamak pada Minggu 28 Juni 2026, dan juga dilakukan serentak di Kecamatan Suliki, Lareh Sago Halaban, Pangkalan, Kapur IX, dengan total 207 anak,” ujarnya.











