Lubuk Basung – Enam jenazah korban banjir bandang Salareh Aia yang belum teridentifikasi disalatkan di Masjid Agung Nurul Falah pada Rabu (7/1). Bupati Agam Benni Warlis dan Kapolda Sumatera Barat Gatot Tri Suryanta hadir dalam salat jenazah berjamaah tersebut.

Gatot Tri Suryanta bertindak sebagai imam salat jenazah, sementara Ketua DPRD Agam Ilham memimpin doa. Kapolres Agam, jajaran kepala OPD Pemkab Agam, unsur TNI-Polri, dan masyarakat turut hadir.

Plt Kabag Prokopim Setda Agam Eki Marlinda menjelaskan bahwa seluruh jenazah telah melalui proses identifikasi sesuai prosedur. "Namun identitas korban belum dapat dipastikan," ujarnya.

RSUD Lubuk Basung memberikan kode khusus pada jenazah-jenazah tersebut, antara lain PM RSUD 36 (potongan badan perempuan), PM RSUD 35 (laki-laki dewasa), PM RSUD 34 (potongan badan perempuan), PM RSUD 33 (potongan badan perempuan), PM RSUD 32 (potongan badan perempuan), dan PM RSUD 31 (potongan kaki).

Benni Warlis menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini. "Atas nama Pemkab Agam dan masyarakat, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya," tuturnya.

Bupati berharap para korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Usai salat jenazah, Benni Warlis, Gatot Tri Suryanta, dan Ilham ikut menggotong jenazah ke ambulans untuk dibawa ke TPU Pemkab Agam di Kampung Baru, Sungai Jariang, Lubuk Basung. Jenazah akan dimakamkan di sana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *