Padang Pariaman – Anggota DPRD Sumatera Barat Endarmi mendorong pengembangan wisata Nagari Anduriang sebagai penggerak ekonomi warga. Dorongan itu disampaikan saat sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pariwisata Halal di Jorong Lubuak Napa, kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Minggu (14/6/2026).
Endarmi menilai Anduriang punya potensi wisata besar,tetapi pengembangannya masih memerlukan dukungan sarana dan prasarana yang memadai. Ia menyebut aksesibilitas, infrastruktur, dan fasilitas pendukung menjadi faktor utama agar jumlah kunjungan wisatawan meningkat.
“Nagari Anduriang memiliki berbagai potensi wisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan. Oleh karena itu, peningkatan aksesibilitas, infrastruktur, dan fasilitas pendukung menjadi hal yang sangat penting agar sektor pariwisata dapat berkembang lebih optimal,” ujar Endarmi.
Ia mengatakan, selama ini dirinya terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Anduriang, mulai dari peningkatan sarana dan prasarana umum, pembangunan akses jalan, hingga perbaikan jembatan yang rusak akibat bencana tahun lalu.
Menurut Endarmi, sejumlah destinasi unggulan di nagari itu, seperti wisata arung jeram dan Air Terjun Pelangi, punya daya tarik besar. Dengan infrastruktur yang lebih baik, ia meyakini kunjungan wisata akan naik dan memberi dampak langsung pada ekonomi masyarakat.
“Ketika kunjungan wisata meningkat, maka peluang usaha masyarakat juga akan berkembang, mulai dari kuliner, penginapan, transportasi hingga sektor ekonomi kreatif lainnya,” katanya.
Endarmi juga menyampaikan bahwa saat ini ia bertugas di Komisi V DPRD Sumatera Barat yang bermitra dengan Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, serta sejumlah OPD teknis lainnya. Menurut dia, posisi itu menjadi ruang untuk terus mendorong program pembangunan yang mendukung kemajuan pariwisata daerah.
Dalam diskusi, masyarakat turut menyampaikan sejumlah gagasan pengembangan destinasi baru. Dani, Wali Korong Asam Pulau, mengusulkan agrowisata berbasis kebun durian yang dapat dikemas menjadi area berkemah dan penginapan.
Sementara itu, perwakilan masyarakat dari Korong Kampuang Tangah memaparkan rencana pengembangan wisata Anduriang River Tubing dan rafting dengan memanfaatkan potensi alam yang sudah dimiliki nagari tersebut.
Kegiatan itu juga dihadiri Camat 2×11 Kayu Tanam,Wali Nagari Anduriang,para wali korong,tokoh masyarakat,pemuda,serta unsur masyarakat lainnya.











