Padang – MAN 2 Padang menyoroti kesiapan akademik siswa kelas XII menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) melalui pertemuan strategis dengan orang tua murid di Masjid Ikhwanussafa, Kamis (24/9/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan peluang siswa menembus perguruan tinggi negeri.
Kepala MAN 2 Padang, Ahmad Asdi, menekankan pentingnya sinergi antara pihak madrasah dan keluarga untuk menyamakan persepsi. Menurutnya, TKA bukan sekadar ujian, melainkan instrumen krusial untuk mengukur kompetensi siswa sekaligus efektivitas pengajaran guru.
“Kita harus mempersamakan persepsi tentang TKA. TKA merupakan alat ukur bagi siswa dan juga bagi guru,” tegas Ahmad Asdi di hadapan para orang tua.
Evaluasi mendalam dilakukan madrasah setelah hasil try out diagnostik tahap awal menunjukkan capaian yang kurang memuaskan. Ahmad mengungkapkan, terdapat sekitar 50 siswa yang memperoleh nilai di bawah 20, bahkan ada yang tercatat nol.
Menanggapi kondisi tersebut, ia menegaskan perlunya komitmen bersama agar angka tersebut tidak terulang pada tes mendatang. Ahmad meyakini bahwa potensi siswa sebenarnya jauh lebih besar daripada hasil tes awal tersebut.
“Saya tidak yakin kemampuan anak kita nol. Karena itu perlu komitmen kita semua untuk menyiapkan TKA bagi anak-anak kita,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihak madrasah meminta orang tua untuk lebih aktif mengawasi serta mendampingi proses belajar anak di rumah. Dukungan keluarga dinilai menjadi kunci sukses agar semakin banyak siswa MAN 2 Padang yang mampu bersaing masuk ke perguruan tinggi favorit melalui berbagai jalur seleksi.











