Agam – Anggota DPD RI asal Sumatera Barat, Irman Gusman, memuji program Sawah pokok Murah (SPM) yang dikembangkan Pemerintah kabupaten Agam. Ia menilai program ini layak menjadi contoh nasional dalam pembangunan pertanian.
Irman Gusman menyatakan SPM mampu menekan biaya produksi, meningkatkan hasil panen, dan menjaga kelestarian alam.
“Saya melihat terobosan yang dilakukan Pemkab Agam ini luar biasa,” ujarnya saat kunjungan di Agam, Kamis (23/10/2025).
Program SPM diinisiasi oleh Bupati Agam,Benni Warlis,melalui kolaborasi Dinas Pertanian dan Yayasan Dangau Inspirasi Riset dan Pengembangan Pedesaan (YDIRPP).Program ini diresmikan pada 25 April 2025.
SPM menggabungkan metode Mulsa Tanpa Olah Tanah (MTOT),system of Rice Intensification (SRI),dan pola tanam Jajar Legowo. Metode ini menghilangkan pembajakan dan pembakaran jerami.
Hasilnya, biaya produksi turun hingga 40 persen, dan produktivitas meningkat lebih dari 20 persen. Lahan juga menjadi lebih subur.
dinas Pertanian Agam mencatat, hingga Oktober 2025, 633 kelompok tani di 92 nagari dan 16 kecamatan telah mengikuti Sekolah Lapang SPM. Dari 139 lokasi panen, 88,89 persen menunjukkan hasil lebih tinggi.
“SPM ini membuktikan bahwa inovasi lokal dapat menjadi solusi nasional,” kata Irman Gusman.
Bupati Agam, Benni Warlis, menjelaskan SPM adalah bagian dari Program Unggulan 2025-2029 yang berorientasi pada kemandirian pangan dan kesejahteraan petani.
Selain pertanian, Pemkab Agam memperkuat Program Manajemen Berbasis Gizi (MBG) dengan sasaran 170.000 penerima manfaat. Dari 37 dapur MBG yang direncanakan, 10 dapur telah beroperasi.
“Keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah prioritas utama,” ujar Benni terkait penghentian sementara satu dapur MBG pasca insiden keracunan.
Pemkab Agam juga membangun integrasi lintas sektor antara pertanian, peternakan, dan perikanan melalui koperasi Kopdar Merah Putih. Tujuannya memperkuat rantai pasok bahan pangan untuk program MBG dan mendorong ekonomi rakyat.
Irman Gusman optimistis agam dapat menjadi pelopor pertanian efisien, ramah lingkungan, dan mandiri, serta menginspirasi daerah lain.











