Pesisir Selatan – Proyek pembangunan Jembatan Gantung Inunang di Kecamatan Batang Kapas, Pesisir Selatan, kembali menunjukkan progres positif setelah pihak rekanan mulai melunasi berbagai tunggakan pembayaran.
Kontraktor proyek tersebut kini telah menyelesaikan kewajiban finansial yang sebelumnya sempat dikeluhkan warga, mulai dari upah pekerja, utang pembelian semen, hingga uang ganti rugi lahan.
Syafrizal, salah satu pemilik lahan terdampak, mengaku lega karena haknya telah dipenuhi setelah sempat mengalami kesulitan berkomunikasi dengan pihak pelaksana proyek.
“Alhamdulillah, akhirnya hak kami dibayarkan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh awak media yang telah membantu menyampaikan aspirasi kami,” ujar Syafrizal saat ditemui pada Jumat (23/10/2026).
Penyelesaian kewajiban ini menyusul perhatian khusus dari Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, serta sorotan publik yang sempat tertuju pada mangkraknya pengerjaan jembatan tersebut.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Jumat (23/10/2026), aktivitas konstruksi di lokasi proyek kini telah kembali berjalan setelah sempat terhenti selama pertengahan Oktober 2026.
Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesisir Selatan mencatat progres fisik jembatan baru mencapai 35 persen, dengan realisasi pencairan anggaran sebesar 30 persen.
Pihak Dinas PUPR sempat menyebutkan bahwa terhentinya pekerjaan disebabkan oleh kendala keterlambatan material.
Meski sempat tertunda, pihak pelaksana tetap ditegaskan harus merampungkan pembangunan jembatan sesuai dengan batas waktu yang tertera dalam kontrak kerja.











