Agam – Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, dody Hanggodo, menegaskan perlunya perubahan trase Jalan Provinsi Manggopoh-Padang Luar (Kelok 44) sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi penurunan badan jalan akibat pergerakan tanah. Pernyataan ini disampaikan saat kunjungan kerja di Kabupaten Agam pada Jumat (31/7/2026).Dalam inspeksi langsung ke lokasi,Menteri menemukan banyak titik terban yang menunjukkan kondisi tanah sudah tidak stabil dan tidak layak dipertahankan sebagai jalur utama. Ia meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat segera mengajukan usulan perubahan trase agar penanganan dapat dilakukan secara permanen dan berkelanjutan.

Dody juga menginstruksikan agar rencana tersebut dibahas bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) untuk kajian teknis mendalam serta persiapan langkah penanganan paling efektif dari pemerintah pusat. “Percepatan proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan sangat penting sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari agenda meninjau infrastruktur strategis di Sumatera Barat yang terdampak bencana hidrometeorologi akhir 2025 lalu. Selain Kelok 44, rombongan juga mengecek Sabo Dam Batang Tumayo di Nagari Sungai Batang serta ruas Jalan Provinsi Sicincin-Malalak.

Di Sabo Dam Batang Tumayo,Menteri memantau fungsi pengendali sedimen yang berperan penting dalam mencegah banjir lahar dan material vulkanik dari Gunung Marapi. Kondisi akses penghubung antarwilayah melalui ruas Sicincin-Malalak juga menjadi perhatian guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.

Menanggapi arahan tersebut, Kepala Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang Sumbar, Armizoprades menyatakan akan segera menindaklanjuti dengan koordinasi bersama BPJN untuk membahas alternatif trase beserta kajian teknisnya. Ia menambahkan bahwa Pemprov Sumbar menyambut baik dukungan pemerintah pusat demi menghadirkan solusi efektif terhadap masalah geologi pada ruas jalan strategis itu.

“Kami berharap sinergi ini terus berjalan sehingga solusi yang diterapkan bukan hanya bersifat sementara tetapi memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dalam mendukung mobilitas orang dan distribusi barang,” kata Armizoprades.

kunjungan kerja ini sekaligus mempertegas komitmen pemerintah memperkuat pembangunan infrastruktur aman, tangguh, dan berkelanjutan guna meningkatkan konektivitas wilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *