Pekanbaru – kecamatan Rumbai Timur sukses menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-5, Sabtu (4/10/2025). ajang ini disambut antusias warga,terutama generasi muda,sebagai wadah syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani.
Camat Rumbai Timur, Syamsuddin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MTQ. Ia menegaskan MTQ bukan hanya kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan generasi Qurani.
“Harapan kami, ke depan tidak ada lagi anak-anak yang tamat SD di Rumbai Timur tanpa bisa membaca Al-Qur’an,” ujar Syamsuddin.
MTQ Rumbai Timur tahun ini diikuti 49 peserta yang terbagi dalam empat cabang utama: tilawah anak-anak, tilawah remaja, tilawah dewasa, dan tahfidz satu juz (kategori anak-anak). Sembilan peserta khusus tahfidz menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menghafal ayat suci.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan kegiatan MTQ sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kota, yakni “Pekanbaru Cinta Al-Qur’an”.
Program ini bertujuan menumbuhkan kecintaan pada Al-Qur’an dan meningkatkan kemampuan membaca serta memahami isi kitab suci di kalangan generasi muda.
“Dari data yang kita miliki, sekitar 50 persen anak-anak di Pekanbaru masih belum bisa membaca Al-Qur’an. Karena itu, kami hadir dengan program ini untuk mendorong perubahan,” kata Agung.
Konsep program Pekanbaru Cinta Al-Qur’an dirancang sederhana namun konsisten. Siswa SD dan SMP diarahkan untuk membaca Al-Qur’an selama 15 menit setiap pagi,tiga kali dalam sepekan.
“Melalui MTQ ini, kami berharap anak-anak kita tidak hanya pandai membaca, tetapi juga benar-benar memahami dan mengamalkan Al-Qur’an,” pungkasnya.











