Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh terus mematangkan persiapan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mewujudkan generasi emas Indonesia 2045. Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, menegaskan hal ini saat Rapat Koordinasi (Rakor) Program MBG di Balai Kota, Senin (23/02/2026).

Rida menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis nasional untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. “Kita ingin anak-anak mendapatkan asupan gizi yang baik agar tumbuh sehat, terhindar dari stunting dan anemia, serta lebih fokus dalam belajar,” ujarnya.

Pemkot Payakumbuh menggandeng UMKM dan pelaku usaha pangan lokal untuk menyukseskan program ini. Saat ini, 30 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah terdaftar. 19 unit SPPG sudah beroperasi, sementara 11 unit lainnya masih dalam tahap persiapan administrasi dan teknis.

Sebagai bukti komitmen terhadap standar keamanan pangan, empat SPPG telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Rida menekankan pentingnya penerapan standar keamanan pangan secara ketat dan konsisten.

Kepala KPPG Pekanbaru, Syartiwidya, memaparkan sejumlah tantangan dalam pelaksanaan SPPG. Tantangan tersebut meliputi perencanaan menu yang belum sepenuhnya memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG), standar porsi yang belum seragam, serta proses pengolahan dan distribusi makanan yang berpotensi memengaruhi mutu.

Syartiwidya juga menyoroti pentingnya penerapan standar Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), pengawasan rantai pasok bahan baku, dan pemanfaatan pangan lokal Sumatera Barat. “Langkah korektif dan preventif terus kami lakukan, termasuk pengetatan distribusi, pengawasan mutu produksi, serta peningkatan kapasitas penjamah makanan secara berkala,” jelasnya.

Badan Gizi Nasional telah menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk sanitasi fasilitas, pengolahan pangan, penyimpanan makanan, hingga penanganan keracunan. Rakor ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, Ketua TP-PKK, Kepala OPD terkait, Satgas Percepatan Penyelenggaraan MBG, Kepala Regional Provinsi Sumatera Barat, serta Kepala SPPG.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *