Jakarta – Profesor Pariwisata pertama di Indonesia, Azril Azahari, bertemu dengan Direktur Green Tourism Institute, Ridwan Tulus, untuk membahas solusi pariwisata hijau di Indonesia. Pertemuan berlangsung di Djournal Coffee, Kuningan City, jakarta, pada 8 Januari 2025.
Pertemuan ini bertujuan mewujudkan Indonesia sebagai destinasi pariwisata hijau.
Ridwan Tulus merasa tersanjung atas kesediaan Prof. Azril meluangkan waktu untuk berdiskusi.
“Saya begitu tersanjung karena di tengah kesibukan beliau yang sangat padat masih menyiapkan waktu buat saya,” kata Ridwan.Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari perkenalan Ridwan dengan prof. Azril oleh Dr. Sari Lenggogeni, ahli pariwisata dari Universitas Andalas.
Keduanya membahas berbagai solusi untuk pariwisata Indonesia, khususnya terkait konsep pariwisata hijau (Green Tourism).
Prof. Azril sebelumnya menyampaikan pemikirannya tentang pergeseran paradigma pariwisata dari mass tourism ke customized tourism yang berfokus pada minat khusus, ketenangan diri, dan inovasi.
“Artinya pariwisata yang dibutuhkan adalah Minat Khusus berupa green Tourism (green & blue healing), Health Tourism (khususnya Wellness Tourism, Gastronomy Tourism),” jelas Prof. azril.Ridwan Tulus telah lama menggagas konsep Experience Learning in Minangkabau (ELM) sebagai bentuk Life Experience Tourism.
Ia berharap, dengan dukungan Menteri Pariwisata yang baru, Indonesia dapat menjadi Green Tourism Destination dan memberikan solusi bagi pariwisata dunia.











