Lubuk Basung – Kementerian PUPR memprioritaskan pemulihan infrastruktur strategis di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pascabencana. Prioritas ini mengemuka saat kunjungan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis (DJPS) Kementerian PUPR ke Rumah Dinas Bupati Agam, Rabu (31/12).
Agung Hari Prabowo, Direktur Kepatuhan Intern DJPS, memimpin langsung kunjungan tersebut dan diterima oleh Bupati Agam, Benni Warlis. Pertemuan ini membahas secara rinci koordinasi penanganan infrastruktur yang rusak akibat bencana di wilayah Agam.
DJPS Kementerian PUPR telah mengidentifikasi kerusakan infrastruktur strategis akibat bencana sebagai dasar penyusunan langkah penanganan. Ijihat, perwakilan Kementerian PUPR, menjelaskan pembagian kewenangan penanganan sarana pendidikan.
"Penanganan sekolah akan dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen)," jelasnya. DJPS akan segera menangani madrasah yang terdampak bencana. Koordinasi lebih lanjut diperlukan untuk madrasah yang hanyut atau hilang, terutama terkait penetapan lokasi pembangunan baru.
Pertemuan juga membahas rencana pembangunan hunian sementara (huntara) bagi ASN Kementerian PUPR. Huntara akan dibangun semi permanen di area hall dan nantinya diserahkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Agam.
Pihak Kementerian PUPR juga menekankan percepatan penyelesaian administrasi pembangunan Sekolah Rakyat agar proses pembangunan segera terealisasi. Benni Warlis menyambut baik dukungan Kementerian PUPR dalam pemulihan infrastruktur pascabencana.
Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat mempercepat pemulihan dan mendukung aktivitas masyarakat kembali normal.











