Padang – Semen Padang FC melakukan perombakan tim secara besar-besaran demi keluar dari zona degradasi BRI super League.
Manajemen Kabau Sirah mendatangkan sejumlah pemain baru dan menunjuk Direktur Teknik untuk memperkuat tim.
Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevy, menegaskan langkah ini diambil untuk menyelamatkan tim dari ancaman degradasi.
“Tidak ada langkah yang tidak terukur,” ujar Braditi, menekankan keseriusan manajemen dalam melakukan perubahan.
Dua pemain asing baru didatangkan untuk memperkuat lini serang dan pertahanan tim.
Sementara itu, Bruno Gomes dilepas karena dinilai tidak sesuai dengan skema permainan yang diinginkan pelatih.
Mantan pemain Timnas Indonesia, yeyen Tumena, ditunjuk sebagai Direktur Teknik.
Yeyen diharapkan dapat menjembatani komunikasi antara manajemen dan tim pelatih,serta memberikan masukan teknis yang berharga.
“Semua langkah ini kami ambil karena kami yakin Semen Padang FC harus tetap berada di kasta tertinggi sepak bola Indonesia,” pungkas Braditi.











