Limapuluh Kota – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Payakumbuh memperketat pengawasan lingkungan dengan menggelar razia gabungan bersama unsur TNI dan Polri pada Sabtu (26/09/2026).

Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk meminimalisir peredaran narkoba serta masuknya barang-barang terlarang ke dalam area pembinaan.

Sebelum bergerak, seluruh personel gabungan mengikuti apel pengarahan untuk memastikan prosedur pemeriksaan dilakukan secara profesional dan humanis.

Fokus utama penggeledahan menyasar blok hunian anak binaan guna mencari benda terlarang, seperti handphone ilegal, senjata tajam, hingga narkotika.

Selain menyisir area hunian, petugas juga melakukan tes urine sebagai deteksi dini penyalahgunaan narkoba di lingkungan LPKA.

Kepala LPKA, Nofrizal, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari peredaran gelap narkoba.

Menurut Nofrizal, pelibatan TNI dan Polri dalam razia rutin ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas dan pengawasan internal.

“Pihak LPKA terus berkomitmen untuk mewujudkan Lapas bebas dari peredaran gelap maupun penyalahgunaan narkoba, termasuk terus antisipasi masuknya benda-benda terlarang kedalam LPKA,” ujar Nofrizal.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas instansi ini akan terus dilaksanakan secara berkala di masa mendatang.

“Tentu dengan melibatkan pihak luar (TNI, Polri makin meningkatkan sinergitas kita dalam upaya mencegah hal-hal negatif masuk kedalam LPKA. Kegiatan serupa akan terus kita gelar secara berkala,” tutupnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan kondusif, mencerminkan integritas LPKA Kelas II Payakumbuh dalam menjaga keamanan lingkungan pembinaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *