Padang – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansyarullah mendukung penuh penetapan bencana banjir, banjir bandang dan tanah longsor di wilayahnya sebagai bencana nasional.

Dukungan ini sejalan dengan desakan Senator DPD RI, Irman Gusman.

Mahyeldi menilai, penanganan bencana di Sumbar membutuhkan langkah serius dan terukur.

Terutama,pada tahap pemulihan yang memerlukan dana besar dan waktu panjang.

“Saya setuju dengan langkah Pak Irman ini,” tegas Mahyeldi saat menerima Irman Gusman di Istana Gubernur Sumbar, Sabtu (6/12/2025).

pertemuan selama 30 menit itu membahas kerusakan infrastruktur vital, korban jiwa, wilayah terisolasi, dan lumpuhnya aktivitas masyarakat akibat bencana.

Mahyeldi menekankan Sumbar membutuhkan dukungan serius karena skala bencana telah melumpuhkan berbagai kawasan.

Kerusakan parah pada infrastruktur utama seperti Jalan Lembah Anai menjadi sorotan.

Solusi permanen, menurut Mahyeldi, memerlukan jembatan layang layaknya jalan tol.

“Ini urat nadi utama ekonomi serta penghubung wilayah pantai dengan darek. penyelesaiannya butuh dana triliunan rupiah,” ujarnya.

Mahyeldi juga menyampaikan terima kasih atas perhatian serius Irman Gusman dan pihak lainnya yang telah membantu.

Irman Gusman memaparkan langkah-langkah strategis yang tengah ia lakukan agar bencana di Sumbar, Sumatera Utara, dan Aceh ditetapkan sebagai bencana nasional.

“Ini bencana lintas provinsi dan perlu penanganan satu komando dan dana puluhan triliun,” kata Irman.

Ketua LKAAM Sumatera Barat, Prof.Fauzi Bahar, turut menyatakan dukungan terhadap upaya Irman Gusman memperjuangkan status bencana nasional.

Fauzi Bahar menegaskan bahwa perjuangan Irman Gusman perlu mendapat dukungan semua elemen di daerah ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *