Jakarta – Telkomsel memproyeksikan lonjakan trafik data sebesar 11,1 persen selama periode Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 2026. Puncak trafik diperkirakan mencapai 70,85 petabyte (PB) pada H+3 Lebaran.

Vice President Global Network Operation Telkomsel, Juanita Erawati, menyampaikan proyeksi ini pada Rabu (25/2/2026) malam. Juanita menjelaskan bahwa puncak payload tertinggi diperkirakan terjadi pada H+3 Lebaran.

"Naik 11 persen dari hari normal dan 5 persen dari RAFI tahun lalu," ungkapnya. Lonjakan trafik ini dipicu oleh peningkatan aktivitas digital pelanggan, meliputi penggunaan aplikasi video streaming, komunikasi, game online, belanja online, dan media sosial.

Selain data, Telkomsel juga memprediksi peningkatan pada layanan lain. Trafik layanan panggilan suara diperkirakan naik 1,4 persen, dan SMS melonjak 11,2 persen dibandingkan hari biasa. Telkomsel memprediksi kenaikan jumlah pelanggan tertinggi akan terjadi di beberapa wilayah, meliputi Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Perusahaan mencatat pergerakan pelanggan keluar Jabodetabek menuju Jawa Tengah (2,5 juta), Jawa Barat (1,4 juta), dan Jawa Timur (1,1 juta). Lima kota dengan pertumbuhan trafik data tertinggi adalah Magetan (79,5 persen), Kebumen (78,4 persen), Kuningan (78,1 persen), Wonogiri (68 persen), dan Ngawi (59,9 persen).

Untuk menjaga kualitas jaringan selama periode RAFI, Telkomsel melakukan optimalisasi di 494 titik prioritas (POI). POI meliputi area keramaian, transportasi, rute mudik, pemukiman, dan tempat ibadah. Penetapan POI menggunakan metode machine learning dengan akurasi 99 persen.

Telkomsel juga menerapkan Autonomous Network berbasis AI untuk pemantauan 24/7. Selain itu, disiagakan 15 Posko Siaga Network, dan 45 unit COMBAT di lokasi padat. Anak usaha Telkom ini juga melaksanakan drive test sepanjang ±18.406 km. Tujuannya untuk memastikan cakupan dan kualitas layanan tetap optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *