Padang – ketua Umum DPP PAPPRI Tony Wenas mendorong sumatera Barat kembali mengambil peran sebagai penggerak dan pelopor industri musik nasional. Pesan itu ia sampaikan saat pelantikan dan pengukuhan DPD PAPPRI Sumbar periode 2026-2030 yang dipimpin Husin Daruhan, SH, MSi, pada Sabtu (23/5/2026) malam di Auditorium Gubernuran Sumbar.
Acara tersebut digelar dalam rangkaian peringatan Hari Musik Nasional 2026. Dalam kesempatan itu, Tony Wenas hadir langsung dan menilai momentum tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan musik sebagai sarana membangun jiwa bangsa.
Ia mengatakan, dirinya bangga dapat kembali mengingat kejayaan musik Ranah Minang yang sempat bersinar pada era 1980-an hingga 1990-an. Menurut dia,kini saatnya sektor ekonomi kreatif di Sumatera Barat memberi perhatian lebih besar kepada industri musik.
“Senang dan bangga saya bisa mengingat kembali sejarah musik Ranah Minang yang pernah berjaya di era 80-an hingga 90-an.Sudah saatnya ekonomi kreatif Sumatera Barat juga fokus pada industri musik,” kata Tony Wenas.
Tak hanya hadir sebagai tamu, Tony Wenas juga sempat tampil bersenandung sambil memainkan keyboard. Ia kemudian larut dalam suasana saat penyanyi Minang, anroys, membawakan lagu di atas panggung.
tony menegaskan, kehadirannya di Ranah Minang bukan semata sebagai Ketua Umum DPP PAPPRI, melainkan juga karena kecintaannya terhadap daerah yang pernah melahirkan musisi nasional seperti Elly Kasim.
“Saya hadir di Ranah Minang selain sebagai Ketum DPP PAPPRI juga atas kecintaan saya terhadap daerah ini yang pernah melahirkan musisi nasional, seperti Elly Kasim dan lain-lain. Sementara industri musik Minang pernah berjaya dan jadi motor industri musik nasional,” ujarnya.











