Padang – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyoroti pentingnya peran intelektual dalam mengatasi krisis global. Hal ini disampaikan saat menjadi narasumber kuliah umum di universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB), Sabtu (4/10/2025).
Fadly menekankan, mahasiswa pascasarjana harus memberikan solusi inovatif terhadap tantangan global.
“Lingkungan, kesehatan, dan sosial adalah isu besar. Perguruan tinggi harus menjadi motor penggerak pemikiran transformatif,” tegas Fadly.
Kuliah umum ini diikuti oleh 212 mahasiswa baru Pascasarjana UMSB.
Pemerintah Kota (Pemko) Padang siap berkolaborasi dengan perguruan tinggi, termasuk UMSB, untuk menciptakan kebijakan berbasis riset akademik.
Fadly juga memaparkan program Smart Surau, salah satu program unggulan Pemko Padang.
Program yang diluncurkan 26 Juli 2025 ini, akan mulai berjalan 6 Oktober 2025 di 11 masjid besar per kecamatan dan Masjid agung Nurul Iman.
“Smart Surau hadir untuk pembentukan karakter generasi muda melalui teknologi digital,” jelasnya.
Program ini meliputi penyediaan ruang digital masjid, pengembangan kurikulum TQA dan MDTW, serta program Remaja Reborn dan Subuh Mubarakah.
Sejumlah tokoh turut hadir secara virtual, termasuk Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, Direktur Pascasarjana UMSB Prof. Dr. Mahyudin Ritonga, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. H. Irwan Akib, dan Rektor UMSB, Dr. Riki Saputra, MA.










