Padang – Sebanyak 423 peserta, terdiri dari 198 putra dan 225 putri, mengikuti seleksi lanjutan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Padang tahun 2026. Wali Kota Padang secara resmi membuka rangkaian seleksi di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Sabtu (4/4/2026).

Seluruh peserta yang mengikuti tahapan ini telah dinyatakan lolos seleksi tahap awal. Proses seleksi berlangsung selama sepuluh hari, mulai 4 hingga 14 April 2026.

Wali Kota Padang menekankan bahwa seleksi Paskibraka bukan sekadar ajang baris-berbaris, melainkan proses pembentukan karakter generasi pemimpin masa depan yang berjiwa Pancasila. Peserta dinilai sebagai kelompok terpilih yang akan merepresentasikan generasi muda Indonesia.

"Ini adalah simbol juara yang lahir dari Ranah Minang. Saya berharap Kota Padang memiliki generasi muda yang kompetitif dan siap bersaing. Jangan pernah bermalas-malasan, karena generasi emas adalah mereka yang terus berjuang," tegas Wali Kota.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menginstruksikan panitia untuk menjaga integritas dan transparansi selama proses seleksi. Ia menegaskan pentingnya memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta tanpa adanya praktik kecurangan, sejalan dengan semangat "Padang Balomba".

Kepala Kesbangpol Kota Padang menambahkan, program ini merupakan bagian dari kaderisasi calon pemimpin bangsa. Peserta yang terpilih akan dipersiapkan untuk mewakili Kota Padang dalam seleksi tingkat Provinsi Sumatera Barat hingga tingkat nasional.

Ratusan peserta ini merupakan kandidat yang telah dinyatakan lolos pada tahap awal. Wali Kota Padang menegaskan, seleksi ini bukan sekadar ajang baris-berbaris, melainkan upaya pembentukan karakter dan kepemimpinan bagi generasi muda. Ia menyebut para peserta sebagai calon pemimpin masa depan yang akan merepresentasikan generasi muda Indonesia di tingkat daerah hingga nasional.

"Ini adalah simbol juara yang lahir dari Ranah Minang. Saya berharap Kota Padang memiliki generasi muda yang kompetitif dan tangguh. Jangan pernah bermalas-malasan, karena generasi emas adalah mereka yang terus berjuang," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menginstruksikan panitia seleksi untuk menjaga integritas dan transparansi. Ia menekankan pentingnya memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh peserta tanpa praktik kecurangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *