Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) aman menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kepastian ini didapat setelah tim monitoring melakukan pengecekan ke sejumlah SPBU.
Hasil monitoring menunjukkan seluruh SPBU di Payakumbuh memiliki stok yang memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
namun, distribusi BBM ke Payakumbuh mengalami kendala akibat bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera Barat.
Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Payakumbuh, Arif Siswandi, menjelaskan waktu tempuh pengiriman dari Terminal BBM Teluk Kabung, Padang, menjadi lebih lama.
“Perjalanan distribusi terhambat karena kondisi bencana di hampir seluruh wilayah Sumbar. Ini membuat proses pengiriman tidak secepat biasanya,” kata Arif Siswandi.
Meski demikian, Arif menegaskan stok BBM tetap terkendali. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan melakukan pembelian berlebihan.
“Kami mengimbau masyarakat tidak panic buying karena hal itu justru dapat menimbulkan kelangkaan baru dan memicu antrean panjang di SPBU,” ujarnya.
Kepadatan lalu lintas di sekitar SPBU beberapa hari terakhir merupakan imbas dari keterlambatan distribusi. Masyarakat diharapkan tetap tertib dan mengikuti arahan petugas.
Pemko Payakumbuh akan terus memantau ketersediaan BBM hingga puncak libur Nataru untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi.
“ini akan terus kita pantau,Insyaa Allah stok BBM kita aman,” pungkasnya.











