Sawahlunto – PT PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sawahlunto menjamin pasokan listrik stabil di tengah cuaca ekstrem. Manajer PLN ULP Sawahlunto, Novrizaldi, menyatakan tidak ada gangguan berarti pada jaringan listrik akibat cuaca buruk.

"Jaringan listrik di Sawahlunto dalam kondisi aman dan andal," ujar Novrizaldi, Selasa (20/1). PLN ULP Sawahlunto bekerja sama dengan pihak ketiga untuk menjaga keandalan pasokan listrik. Tahun ini, PLN melakukan penarikan jaringan baru sepanjang 8 kilometer dan rehabilitasi jaringan sepanjang 3 kilometer.

PLN juga memasang tiang listrik baru dengan ketinggian yang disesuaikan. "Kami menggunakan kabel isolasi A3S yang lebih handal dan tahan lama," jelas Novrizaldi. Pada tahun 2025, PLN ULP Sawahlunto telah memberikan bantuan pemasangan listrik kepada 148 warga kurang mampu.

Novrizaldi juga memastikan tidak ada pelanggan yang menunggak pembayaran listrik. Selain itu, tidak ada kasus pencurian atau penyambungan listrik ilegal. "Ini berkat kesadaran masyarakat yang semakin tinggi untuk membayar rekening listrik tepat waktu," imbuhnya.

PLN ULP Sawahlunto saat ini mengelola 16.300 pelanggan listrik. Sekitar 40 persen pelanggan menggunakan sistem token prabayar, sementara 60 persen masih menggunakan meteran pascabayar. PLN ULP Sawahlunto rutin melakukan pembersihan jalur jaringan dari potensi gangguan pepohonan minimal tiga bulan sekali.

Terkait penerangan jalan umum (PJU), Novrizaldi menjelaskan bahwa hal tersebut menjadi kewenangan Dinas Perhubungan. PLN ULP Sawahlunto juga merupakan pelanggan tetap PDAM Sawahlunto dengan tagihan listrik sekitar Rp200 juta per bulan.

"Komitmen kami adalah terus meningkatkan pelayanan kelistrikan bagi masyarakat Kota Sawahlunto," pungkas Novrizaldi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *