Yogyakarta – Warga Yogyakarta dan Sleman dapat bernapas lega. Pasokan bahan pangan pokok di kedua wilayah dipastikan aman menjelang Lebaran 2026.
Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman memberikan konfirmasi terkait hal ini. Stok beras, telur ayam, daging ayam, minyak goreng, dan gula pasir dilaporkan surplus.
Sukidi, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, mengungkapkan bahwa pasokan beras mencapai 2.770 ton per minggu, melebihi kebutuhan masyarakat yang sekitar 1.900 ton. "Dari pantauan di sejumlah pasar dan distributor, stok pangan di Kota Yogyakarta dalam kondisi cukup bahkan surplus," ujarnya, Rabu (11/3/2026).
Senada dengan Sukidi, Dwi Wulandari, Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, menyampaikan bahwa Sleman memiliki stok beras sebanyak 156.075 kilogram, gula pasir 154.180 kilogram, dan minyak goreng 163.908 kilogram. Ketersediaan protein hewani seperti daging sapi, daging ayam ras, dan telur ayam ras juga mencukupi permintaan selama Ramadan hingga Lebaran.
Meskipun demikian, fluktuasi harga masih terjadi pada komoditas cabai rawit merah akibat faktor cuaca. Namun, secara umum harga pangan di Sleman relatif stabil, dengan beras premium dijual Rp15.263 per kilogram dan daging sapi paha belakang Rp 141.250 per kilogram.
"Untuk kepastian stok dan harga, kami melakukan pengawasan di delapan pasar rakyat utama seperti Pasar Sleman, Prambanan, Godean, hingga Cebongan," pungkas Dwi.










