Tabanan – Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, memperkuat ekosistemnya melalui peluncuran dua proyek strategis: Genius City dan Sutala. Investasi sebesar Rp233 miliar dialokasikan untuk merealisasikan konsep pendidikan masa depan berbasis AI.
Berlokasi di sekitar Pantai Nyanyi, Desa Beraban, area seluas 44 hektare ini tidak hanya berfokus pada pembangunan residensial. Head of Corporate Communications Nuanu Real Estate, Reyni Fransisca Wullur, menyatakan bahwa "Pendidikan adalah salah satu pilar utama dalam ekosistem terintegrasi Nuanu."
Genius City akan menjadi platform pendidikan inovatif yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI). Nuanu berkolaborasi dengan Genius Group, perusahaan berorientasi Bitcoin dengan 5,8 juta pengguna di lebih dari 100 negara, untuk mewujudkan Genius City.
Kerja sama ini mencakup integrasi model Genius School dan program Genius Apprentice ke dalam kurikulum ProEd Global School. Selain itu, Genius City akan mengembangkan education hub yang menawarkan program pembelajaran korporasi, program bagi siswa SMA, dan lifelong education.
Proyek strategis lainnya adalah Sutala, sebuah distrik kuliner dan gaya hidup. Sutala dirancang untuk menyatukan restoran, budaya, dan kehidupan sosial dalam lingkungan yang ramah bagi pejalan kaki.
Direktur Sutala, Fransiskus Conrad, mengundang merek restoran terbaik dari Indonesia dan Asia Tenggara untuk bergabung dalam proyek ini.










