Jakarta – Kejuaraan Nasional Tenis Junior TDP IMTC-Piala Wamenhan RI II/2026 memanfaatkan empat kompleks lapangan di jakarta untuk menjaga pertandingan tetap berjalan meski cuaca hujan kerap datang. Strategi penyebaran venue ini menjadi penopang utama agar seluruh nomor dalam turnamen yang berlangsung pada 21-24 Mei 2026 tetap selesai sesuai jadwal.
IMTC atau Irawati Moerid Tennis Competition menyiapkan Lapangan Tenis Cawang Kemhan sebagai venue utama.Tiga lapangan lain, yakni Lapangan Tenis Bea Cukai Rawamangun, Lapangan Tenis Pusbekang Angkatan Darat Kramat jati, dan Lapangan Tenis cipinang Indah, juga digunakan untuk mengantisipasi gangguan hujan di ibu kota.
Direktur IMTC, Irawati Moerid, mengatakan kembali bekerja sama dengan Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto menjadi kebanggaan tersendiri. Ia menilai Donny konsisten mendukung pembinaan tenis junior nasional dan turut membantu kelancaran penyelenggaraan turnamen bersama Bea Cukai, Pusbekang, dan Nassau.
“Saya berterima kasih kepada Bapak Wamenhan,empat tahun berturut-turut konsisten memfasilitasi pertandingan nasional untuk anak-anak. Juga kepada Bea cukai dan Pusbekang. Terima kasih juga kepada Nassau yang sudah memberikan bolanya untuk pertandingan anak-anak Indonesia,” kata Irawati, Selasa (26/5/2026).
Irawati menyebut kehadiran Donny Ermawan Taufanto terasa bukan hanya saat pembukaan, tetapi juga pada penutupan turnamen, Minggu malam (24/5). meski jadwal pertandingan sempat banyak tertunda akibat cuaca, ia menilai kehadiran Wamenhan memberi dorongan semangat bagi peserta dan orang tua.“Meski begitu kehadiran Bapak Wamenhan Donny membuat para orang tua bersemangat dan menyambut kedatangan beliau sembari berswafoto,” ujarnya.
Turnamen ini tetap menarik minat besar dari para petenis muda. irawati mengemukakan, 250 peserta dari 80 daerah di Indonesia ambil bagian dalam kejuaraan tersebut meski digelar bersamaan dengan masa ujian sekolah nasional.
Ia menilai antusiasme itu menunjukkan Kejurnas Tenis junior TDP masih menjadi wadah penting bagi lahirnya talenta masa depan. Karena itu, ia menegaskan turnamen level TDP merupakan fondasi pembinaan tenis di Indonesia.
“Banyak atlet nasional, termasuk saya saat masih aktif, lahir dari kompetisi junior seperti ini,” katanya.
Kejuaraan ini mempertandingkan 25 kategori usia, mulai dari kelompok umur 5 tahun hingga 18 tahun. Untuk kelompok umur 10 tahun ke atas, para peserta memperebutkan poin nasional yang menentukan peringkat mereka di masing-masing kategori.
Selain membuka jalan menuju tim nasional, para juara IMTC-Piala Wamenhan juga mendapat piagam yang dapat digunakan untuk menempuh pendidikan melalui jalur prestasi. Irawati mengatakan piagam itu mendapat pengakuan di Sukoharjo, yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat pembinaan petenis.
Selama turnamen berlangsung, Irawati melihat sejumlah petenis muda mulai menunjukkan potensi besar. di sektor putri, bibit menjanjikan terlihat pada kelompok umur 14 tahun, sedangkan di sektor putra kekuatan mulai tampak pada usia 16 tahun.











