Padang – Program studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Andalas (Unand) berhasil menggelar rangkaian kegiatan Summer Camp 2026 di Suasso Hill Gunung nago, Kecamatan pauh, Kota Padang. Kegiatan yang berlangsung selama sepekan sejak 2 hingga 8 Agustus ini ditutup dengan instalasi Hunian Tetap (Huntap) di Desa Guo serta field trip untuk mempelajari bangunan peninggalan Belanda di Koto Gadang, Agam.
Salah satu fokus utama acara adalah workshop Bangunan Bambu dan Huntap Rumah Kayu yang mendapat perhatian penuh dari pimpinan Fakultas Teknik Unand. Ketua Program Studi Arsitektur FT Unand, Ir. Ahmad Junaidi, MT., M.Eng.Sc.,menyatakan bahwa kegiatan berjalan lancar dan peserta menunjukkan antusiasme tinggi.
Workshop dibuka langsung oleh dekan Fakultas Teknik Unand, Prof. Ir. Is prima Nanda dan menghadirkan narasumber dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Dr. Ing Andry widyowijatnoko,ST., MT., bersama sejumlah pejabat akademik serta pendukung acara seperti owner Suasso Hill Gunung Nago Ir. eddy Chatib dan manajer Muhammad Faruq.
Ahmad Junaidi menjelaskan bahwa pemilihan material bambu dan kayu didasarkan pada potensi lokal Sumatera Barat yang melimpah serta relevansinya dengan konsep arsitektur berkelanjutan dan mitigasi bencana. “Kegiatan ini berlangsung dengan semangat tinggi dari mahasiswa arsitektur, dosen pembimbing, serta pakar kayu dan bambu internasional sebagai bentuk komitmen mengembangkan keterampilan aplikatif mahasiswa,” ujarnya.
Dalam workshop tersebut mahasiswa diajak langsung merancang hingga membangun struktur rumah kayu yang efisien dan ramah lingkungan dengan teknik sambungan tradisional maupun modern. Antusiasme peserta terlihat jelas saat mengikuti sesi pengenalan karakteristik material hingga proses ereksi struktur di lapangan.
Dekan FT Unand Prof Is Prima Nanda memberikan apresiasi kepada seluruh pihak pendukung termasuk sponsor Suasso Hill Gunung Nago serta Ketua Kelompok Peduli Sungai Desa Guo Mikrizal ST atas kontribusinya dalam kesuksesan acara ini.
Summer Camp 2026 direncanakan menjadi agenda rutin untuk memperkuat kompetensi mahasiswa arsitektur Unand agar tidak hanya unggul secara teori tetapi juga mahir dalam praktik konstruksi lapangan menggunakan bahan-bahan lokal yang berkelanjutan.











