Padang – bawaslu Sumatera Barat (Sumbar) memperkuat kelembagaan dan konsolidasi data pencegahan pemilu 2025 melalui rapat di Ruang Sidang Bawaslu Sumbar, Rabu (5/11/2025).

Rapat ini bertujuan meningkatkan koordinasi dan efektivitas pengawasan di seluruh kabupaten/kota di Sumbar.

Kabag Pengawasan Bawaslu Sumbar, Fadhlul Hanif, menyoroti pentingnya pendokumentasian setiap aktivitas pencegahan di daerah.

Fadhlul menyebutkan, masih ada daerah yang belum optimal mengisi data Form Cegah, padahal aktivitas pencegahan berjalan aktif.

“Kami menemukan masih ada kabupaten dan kota yang belum optimal dalam pengisian form pencegahan. padahal, aktivitasnya banyak, baik di lapangan maupun di media sosial,” ujar Fadhlul.

Data yang lengkap dan akurat dinilai menjadi kunci utama dalam memperkuat akuntabilitas lembaga.

Selain data pencegahan, rapat juga membahas pelaksanaan pengawasan partisipatif.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Sumbar, Muhamad Khadafi, menekankan pentingnya penyelesaian sengketa sebagai bagian dari kewenangan internal Bawaslu.

Khadafi juga menyoroti akurasi data pemilih berkelanjutan untuk menghindari kesalahan dalam penetapan status pemilih.

Koordinasi lintas lembaga, termasuk dengan unsur militer dan kepolisian, dinilai strategis untuk memastikan validitas data kependudukan.

“Tujuan akhir kita sederhana, agar pemilu 2029 tidak lagi berbiaya mahal,” tutup Khadafi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *