Dharmasraya – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dharmasraya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan longsor. Hujan deras yang terus mengguyur sejak akhir Desember 2025 menjadi perhatian utama.
Sejumlah kecamatan di Dharmasraya teridentifikasi rawan banjir. Sungai Rumbai, Koto Baru, Koto Basar, Asam Jujuhan, Koto Salak, Tiumang, Padang Laweh, Timpeh, Sitiung, dan Pulau Punjung termasuk dalam daftar tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Dharmasraya,Suherman Junaidi,menjelaskan penyebab banjir adalah peningkatan volume air sungai dan drainase yang tersumbat.Selain banjir, longsor mengintai warga kecamatan IX Koto.Kondisi tanah labil menjadi faktor utama pemicu longsor saat hujan deras.BPBD Dharmasraya terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kenagarian, kepolisian, dan TNI. Mereka juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara penanggulangan bencana.
Masyarakat diimbau segera menghubungi nomor darurat 112 atau pihak terkait jika terjadi bencana.
Meskipun situasi saat ini masih terkendali, BPBD Dharmasraya telah menyiapkan sarana, prasarana, dan personel untuk menghadapi kemungkinan terburuk.










