Padang – Harapan baru bagi pengembangan pendidikan agama di Kabupaten Padang Pariaman muncul setelah Komisi V DPRD Sumatera Barat menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan Pesantren El sunuri di Nagari Sunua.Dukungan ini terungkap saat audiensi dengan Ikatan Keluarga Sunua Badunsanak (IKSB) pada Kamis (10/7/2025) di aula Masjid As Syura, kompleks kantor DPRD Sumbar.
Lazuardi Erman, Ketua Komisi V DPRD Sumbar, bersama anggota komisi V, Jempol, menerima langsung perwakilan IKSB. dalam pertemuan tersebut, IKSB menyampaikan aspirasi dan permohonan dukungan terkait pembangunan pesantren yang saat ini telah mencapai progres 20 persen.Supriyadi, perwakilan IKSB, menyampaikan kendala utama yang dihadapi adalah perizinan dan keterbatasan fasilitas pendidikan. “Oleh karena itu kami datang menemui komisi V DPRD Sumbar sekiranya dapat memberikan dukungan atas kendala yang kami hadapi, yang dianggap penting untuk generasi muda setempat,” kata Supriyadi pada Kamis (10/7/2025).
Selain itu,IKSB juga memohon dukungan untuk pembangunan sarana olahraga,khususnya lapangan sepak bola di Nagari Sunua. Muharlis, ketua harian Persatuan Pemuda Sunua (PPS), menjelaskan bahwa status lahan lapangan tersebut masih pinjam pakai.”di nagari Sunua ada sebuah lapangan sepakbola yang sering digunakan pemuda setempat, yang mana lahan tersebut milik seseorang.Status lahan tersebut pinjam pakai oleh pemilik dan belum ada surat hibahnya. Apakah lahan tersebut memenuhi syarat untuk menerima bantuan pemerintah,” ujarnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, lazuardi Erman menjelaskan bahwa DPRD Sumbar tengah menggagas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pondok Pesantren. Ia menjelaskan bahwa saat ini, anggaran dari APBD Provinsi belum dapat langsung dialokasikan untuk pesantren karena terbentur regulasi. “APBD Sumbar memang belum bisa masuk ke pesantren karena belum ada payung hukumnya. oleh sebab itu, kami di Komisi V sedang menyusun Perda tentang Pondok Pesantren. Jika perda ini sudah disahkan, maka pemerintah provinsi bisa lebih leluasa dalam membantu pesantren, termasuk El Sunuri,” kata Lazuardi pada Kamis (10/7/2025).
Lazuardi juga mengapresiasi semangat warga IKSB dalam memajukan pendidikan berbasis agama dan memperhatikan kebutuhan generasi muda melalui pembangunan sarana olahraga. Terkait masalah lapangan sepak bola, ia menyarankan agar warga bersama wali nagari berkoordinasi dengan pemilik lahan untuk memperjelas statusnya. “Terkait masalah lapangan sepakbola di nagari Sunua, sebaiknya warga bersama para wali nagarinya berkumpul lalu mendatangi pemilik lahan untuk meminta kejelasan lahan tersebut. Dan apabila nanti sudah jelas statusnya baru bisa dibantu pembangunannya melalui dana pemerintah,” pungkasnya.










