Jakarta – Masyarakat diimbau untuk bersiap menghadapi potensi kenaikan harga sejumlah komoditas pangan menjelang akhir tahun 2025. Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan bahwa mayoritas harga bahan pokok menunjukkan tren peningkatan pada Sabtu (27/12/2025).

Bapanas mencatat, 22 dari 25 komoditas pangan yang dipantau mengalami kenaikan harga di tingkat konsumen. Kenaikan ini terpantau hanya lima hari menjelang perayaan tahun baru.

Sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga signifikan antara lain minyak goreng (kemasan dan curah), telur ayam, serta berbagai jenis cabai.

Kenaikan harga tertinggi tercatat pada komoditas ikan bandeng, mencapai Rp 858 per kilogram. Sementara kenaikan terendah terjadi pada beras SPHP, yaitu Rp 15 per kilogram.

Berikut daftar lengkap harga komoditas pangan yang mengalami kenaikan pada Sabtu, 27 Desember 2025:

  • Beras premium: Rp 15.523 per kilogram (naik Rp 70)
  • Beras medium: Rp 13.515 per kilogram (naik Rp 26)
  • Beras SPHP: Rp 12.453 per kilogram (naik Rp 15)
  • Kedelai biji kering impor: Rp 10.806 per kilogram (naik Rp 113)
  • Bawang merah: Rp 46.982 per kilogram (naik Rp 28)
  • Bawang putih bonggol: Rp 38.124 per kilogram (naik Rp 441)
  • Cabai merah keriting: Rp 50.674 per kilogram (naik Rp 808)
  • Cabai merah besar: Rp 46.482 per kilogram (naik Rp 667)
  • Daging sapi: Rp 135.899 per kilogram (naik Rp 415)
  • Cabai rawit merah: Rp 66.600 per kilogram (naik Rp 798)
  • Daging ayam: Rp 40.106 per kilogram (naik Rp 74)
  • Telur ayam: Rp 31.601 per kilogram (naik Rp 92)
  • Gula konsumsi: Rp 18.057 per kilogram (naik Rp 67)
  • Minyak goreng kemasan: Rp 20.902 per liter (naik Rp 58)
  • Minyak goreng curah: Rp 17.704 per liter (naik Rp 84)
  • Tepung terigu curah: Rp 9.734 per kilogram (naik Rp 62)
  • Minyakita: Rp 17.571 per liter (naik Rp 36)
  • Tepung terigu kemasan: Rp 12.943 per kilogram (naik Rp 74)
  • Ikan tongkol: Rp 35.719 per kilogram (naik Rp 488)
  • Ikan bandeng: Rp 36.089 per kilogram (naik Rp 858)
  • Garam: Rp 11.540 per kilogram (naik Rp 55)
  • Daging kerbau impor: Rp 107.311 per kilogram (naik Rp 766)

Namun, tidak semua komoditas mengalami kenaikan. Terdapat tiga komoditas yang justru mengalami penurunan harga.

Komoditas tersebut adalah jagung, ikan kembung, dan daging kerbau lokal.

Harga jagung di tingkat peternak turun 0,40 persen atau Rp 28 menjadi Rp 6.937 per kilogram.

Harga ikan kembung turun tipis Rp 2 menjadi Rp 43.524 per kilogram.

Sementara itu, daging kerbau lokal turun 1,14 persen atau Rp 1.625 menjadi Rp 140.326 per kilogram.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *