New Delhi – Tim eSports Indonesia, BOOM Esports (Valorant) dan REKONIX (DOTA 2), berhasil meraih posisi runner-up dalam ajang Asia Pacific (APAC) Predator League 2026. Turnamen eSports ini diselenggarakan di Bharat Mandapam Convention Centre, New Delhi, India, dan berakhir pada Kamis (29/1/2026).
Ribuan penggemar eSports hadir untuk menyaksikan persaingan dari 14 region Asia Pasifik dalam kategori DOTA 2 dan Valorant. Atas pencapaian ini, BOOM Esports dan REKONIX masing-masing memperoleh hadiah uang sebesar US$20 ribu atau setara dengan Rp336 juta.
Prestasi ini membuktikan daya saing tim-tim eSports Indonesia di kancah Asia Pasifik. BOOM Esports menunjukkan performa solid sejak fase grup Valorant dengan mengalahkan Team NKT, GGEZ, dan LIT Esports. Di babak semifinal, mereka berhasil mengalahkan XIPTO dan melaju ke babak final.
Pada partai puncak, BOOM Esports berhadapan dengan tim asal Vietnam, Fancy United Esports. Pertandingan final berlangsung sengit, namun Fancy United Esports keluar sebagai juara.
REKONIX tampil konsisten di kategori DOTA 2 sejak awal turnamen. Tim ini melaju dari fase Upper Bracket dengan permainan disiplin dan terorganisir. Di babak final, REKONIX bertemu dengan Myth Avenue Gaming (Malaysia), juara APAC Predator League musim sebelumnya. Pertandingan final berlangsung intens, dengan kedua tim saling memberikan tekanan untuk meraih kemenangan.










