Limapuluh Kota – Proyek rehabilitasi jalan provinsi yang menghubungkan Payakumbuh dan Sitangkai sepanjang 1,3 kilometer telah selesai. PT Arpex Primadhamor, sebagai pelaksana proyek, menuntaskan pekerjaan sesuai jadwal.
Proyek dengan nilai anggaran Rp12,3 miliar dari APBD provinsi Sumatera Barat tahun 2025 ini dikerjakan selama 180 hari kalender, dimulai sejak 5 Maret 2025.
Kepala pelaksana PT Arpex Primadhamor, Ihsan, mengatakan bahwa pekerjaan yang tersisa hanya memplester saluran drainase. “Pekerjaan kita tinggal memplester saluran yang tinggal sedikit lagi,” ujarnya,Kamis (4/9/2025).
Ihsan menjelaskan, pekerjaan rigid beton terbagi menjadi dua segmen. Segmen pertama membentang dari Simpang Empat Labuah Gunuang ke Jorong Kabindu sepanjang 970 meter. Segmen kedua dari Kabindu hingga Kelok Dua Bukik Alang Lawik sepanjang 330 meter.
Total panjang saluran drainase yang diperbaiki mencapai 800 meter. Dinas terkait dijadwalkan melakukan Final Hand Over (FHO) pada bulan September ini.
Masyarakat Kecamatan Lareh Sago Halaban menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas perbaikan jalan ini.
“Kami berterima kasih kepada Pak Gubernur dan dinas terkait yang telah mendengar jeritan kami selama ini,” kata Lainis, tokoh masyarakat setempat, Kamis (5/9/2025).
Lainis berharap pembangunan ruas jalan ini dapat dilanjutkan, mengingat kerusakan parah sepanjang 8 kilometer hingga Nagari Halaban akibat truk bertonase tinggi.











