Jember – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 9 Jember secara resmi memulai masa angkutan Lebaran 2026 pada Jumat (13/3/2026). Sebanyak 154.871 tiket telah terjual untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026.

Peresmian masa angkutan Lebaran ditandai dengan Apel Gelar Pasukan di Halaman UPT Stasiun Besar Ketapang. Direktur Pengelola Sarana & Prasarana KAI, Heru Kuswanto, memimpin langsung apel tersebut.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyatakan bahwa penjualan tiket diperkirakan akan terus meningkat seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri. "Angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri," kata Cahyo.

Masyarakat masih berkesempatan mendapatkan tiket kereta api untuk berbagai relasi di wilayah Daop 9 Jember. Berikut daftar kereta api yang masih memiliki ketersediaan tempat duduk: KA Pandalungan (Jember–Gambir) 651 tempat duduk kelas Eksekutif, KA Blambangan Ekspres (Ketapang–Pasar Senen) 418 tempat duduk Eksekutif, KA Ranggajati (Jember–Cirebon) 1.367 tempat duduk Eksekutif dan 824 tempat duduk Ekonomi, KA Wijayakusuma (Ketapang–Cilacap) 1.475 tempat duduk Eksekutif dan 462 Ekonomi, KA Mutiara Timur (Ketapang–Surabaya Pasar Turi) 2.749 tempat duduk Eksekutif dan 2.147 Ekonomi, KA Mutiara Timur Fakultatif (Ketapang–Surabaya Gubeng) 5.103 tempat duduk Eksekutif, KA Ijen Ekspres (Ketapang–Malang) 1.019 tempat duduk Eksekutif dan 1.638 Ekonomi, KA Logawa (Jember–Purwokerto) 4.790 tempat duduk Eksekutif dan 83 tempat duduk Ekonomi.

Untuk kereta api PSO, tiket KA Sritanjung (Ketapang–Yogyakarta) telah habis terjual. Namun, tiket KA Tawangalun (Ketapang–Malang Kota Lama) masih tersedia 170 tempat duduk dan KA Probowangi (Ketapang–Surabaya Gubeng) sebanyak 47 tempat duduk.

KAI Daop 9 Jember juga menyediakan 3.398 tempat duduk dengan diskon 30 persen melalui program stimulus pemerintah.

Cahyo mengimbau masyarakat untuk segera memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, atau kanal penjualan resmi lainnya. "Pelanggan juga diharapkan datang lebih awal ke stasiun, mematuhi ketentuan perjalanan, serta menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama selama menggunakan transportasi kereta api," pungkas Cahyo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *