Padang – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) II Sumatera Barat mencatat lonjakan signifikan penumpang selama libur Isra Mi’raj 1447 H, dengan total 21.000 penumpang.
Jumlah penumpang melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia, mencapai 102,46% dari total 20.496 kursi yang disediakan. Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, menyatakan peningkatan ini menandakan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman dan nyaman.
Stasiun Padang menjadi pusat pergerakan penumpang selama periode libur. Data menunjukkan kedatangan penumpang di Stasiun Padang sebanyak 6.247 penumpang, Stasiun Pariaman 4.283 penumpang, Stasiun Air Tawar 1.480 penumpang, Stasiun Naras 1.301 penumpang, dan Stasiun BIM 969 penumpang.
Sementara itu, keberangkatan penumpang tercatat di Stasiun Padang sebanyak 6.073 penumpang, Stasiun Pariaman 4.061 penumpang, Stasiun Air Tawar 1.652 penumpang, Stasiun Naras 1.226 penumpang, dan Stasiun Lubuk Alung 1.103 penumpang.
Guna mendukung kelancaran mobilitas, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan tiga layanan kereta api lokal, yaitu KA Minangkabau Ekspres (Pulau Aie–BIM), KA Pariaman Ekspres (Pauh Lima–Naras), dan KA Lembah Anai (Kayutanam–Padang).
Reza mengatakan, "Capaian okupansi hingga 100 persen lebih menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap kereta api di Sumatera Barat terus tumbuh."
KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan. Reza mengimbau masyarakat untuk membeli tiket melalui kanal resmi KAI, seperti aplikasi Access by KAI, guna menghindari potensi penipuan.
KAI Divre II Sumbar terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan demi mendukung mobilitas masyarakat dan pariwisata daerah.











