Yogyakarta – PT KAI Daop 6 Yogyakarta bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) DIY membuka layanan penukaran uang baru di Stasiun Yogyakarta mulai Jumat, 13 Maret 2026, dan akan tersedia juga pada 16 dan 17 Maret 2026.

Fasilitas ini bertujuan mempermudah masyarakat, khususnya pemudik, dalam memenuhi kebutuhan uang tunai baru selama periode mudik.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan penumpang kereta api dapat memanfaatkan layanan ini di Pintu Selatan Stasiun Yogyakarta mulai pukul 09.00 WIB hingga kuota harian terpenuhi.

BI membatasi total nominal penukaran maksimal Rp5.300.000 per orang, meliputi pecahan Rp50.000 (maksimal Rp2.500.000), Rp20.000 (maksimal Rp1.000.000), dan Rp10.000 (maksimal Rp1.000.000).

Tersedia juga pecahan Rp5.000 (maksimal Rp500.000), Rp2.000 (maksimal Rp200.000), dan Rp1.000 (maksimal Rp100.000). Calon penukar uang wajib menunjukkan tiket kereta api jarak jauh dengan tanggal keberangkatan atau kedatangan di Stasiun Yogyakarta yang sama dengan tanggal penukaran, serta KTP asli sebagai bukti identitas.

Uang yang akan ditukarkan harus dalam kondisi baik, tidak boleh diselotip, distaples, atau menggunakan perekat lain.

Feni mengimbau pelanggan memperhatikan jadwal dan membawa tiket kereta api jarak jauh yang berlaku serta KTP.

"Penukaran uang baru di area stasiun ini diharapkan memudahkan pelanggan yang akan melakukan perjalanan mudik, sehingga dapat sekaligus menukarkan uang baru secara praktis sebelum melanjutkan perjalanan," pungkas Feni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *