padang – Guna mendorong peningkatan keterbukaan informasi di seluruh badan publik, Komisi Informasi (KI) Sumatera Barat kembali meluncurkan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi publik ke-10 pada Selasa (8/7/2025). Acara peluncuran Monev 2025 ini bertempat di auditorium Gubernuran Sumbar, Jalan Sudirman.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandy, saat peluncuran Monev pada Selasa (8/7/2025) menyatakan, dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. “Untuk mewujudkan informatifnya badan publik di Sumbar,kita siap mendukung jalannya Monev KI 2025 ini,” tegas Arry.
Dukungan pemerintah daerah dinilai penting dalam menciptakan tata kelola informasi yang lebih baik dan transparan.
Ketua KI Sumbar, Musfi Yendra, menekankan pentingnya keterbukaan informasi yang merata. “Tahun ini kami ingin membangun semangat inklusif,” kata Musfi Yendra.
Menurutnya, semua badan publik harus memiliki peluang yang sama untuk menjadi informatif. “Keterbukaan informasi tidak boleh berhenti di level provinsi. Kami dorong juga pemerintah nagari dan desa aktif menyampaikan informasi publik secara berkala,” ujarnya.
Ketua Monev KI Sumbar 2025, Mona sisca, menyampaikan bahwa KI menargetkan 429 badan publik ikut dalam penilaian tahun ini. “Penilaian menggunakan aplikasi e-Monev dengan lima indikator utama,” ujar Mona Sisca.
Kelima indikator tersebut meliputi digitalisasi, jenis informasi, kualitas informasi, komitmen organisasi, serta sarana dan prasarana. Penilaian akan berlangsung dari Juni hingga November 2025 dan mencakup 11 tahapan.
“Tahun ini kami menambahkan masa sanggah dan menempatkan visitasi di tahap akhir. Kami tidak hanya menilai, tapi juga mendampingi,” jelas Mona Sisca.Mona Sisca juga menekankan pentingnya partisipasi aktif badan publik. Selama proses monev berlangsung, badan publik dapat berkonsultasi agar hasil penilaiannya optimal.
Predikat akhir dibagi dalam lima kategori,yaitu Informatif,Menuju Informatif,Cukup Informatif,Kurang Informatif,dan Tidak Informatif. “Predikat Informatif yang diraih Sumbar tahun lalu membuktikan pentingnya kolaborasi,” tambah Mona Sisca.
Monev 2025 didanai oleh APBD melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Sumbar. “Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh tim Monev dan Diskominfo atas dukungannya,” tutup Mona Sisca.
Acara peluncuran ini turut dihadiri Kadis Kominfotok Sumbar Siti Aisyah, kepala daerah dari kabupaten/kota se-sumbar dan tamu undangan lainnya.











