Painan, PilarbangsaNews

Menulis berita bencana bukan hanya soal data dan angka, tetapi tentang bagaimana kita menjaga martabat manusia di tengah duka. Bahwa etika adalah aspek penting dalam praktik jurnalisme bencana.

Hal itu diungkapkan Mario Rosy, wartawan Harian Posmetro Padang dalam percakapan hari Minggu (7/12/2025) sehubungan bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Pesisir Selatan.

Dalam jurnalisme bencana, seorang jurnalis tidak hanya bertugas menyajikan data, tetapi juga menjembatani empati antara masyarakat dan para warga terdampak bencana.

Bahwa diketahui, Kabupaten Pesisir Selatan memiliki geografis wilayah yang memanjang, memiliki 15 kecamatan dan 182 nagari, dan karena ancaman bencananya menjadikan salah satu kabupaten di Sumatera Barat rawan bencana.

Menurut Mario, jurnalis harus memahami prinsip dasar peliputan bencana dan mempelajari teknik wawancara yang tepat saat melakukan peliputan jurnalisme bencana seperti gempa bumi, banjir, kebakaran, longsor, konflik sosial, wabah, hingga insiden bangunan ambruk.

“Berita bencana adalah laporan jurnalistik mengenai peristiwa alam maupun non-alam yang menimbulkan korban jiwa, kerusakan, dan dampak sosial,” ujar Mario Rosy.

Selain itu, lanjut Mario, ketika masuk ke wilayah terdampak bencana, keselamatan jurnalis harus tetap menjadi prioritas utama. Jurnalis tidak diperkenankan meliput jika situasi tidak aman.

Seorang jurnalis bencana juga harus memastikan setiap data terverifikasi sebelum dipublikasikan, serta menggunakan sumber resmi dan kredibel. “Jurnalis bukan sekadar saksi, tetapi juga penyampai nilai kemanusiaan. Karena itu kita menyarankan kepada Pemkab Pessel, melalui BPBD Pessel agar mengaktifkan kembali Jaringan Jurnalis Siaga Bencana (JJSB) Kabupaten Pessel,” kata Mario Rosy.

Lebih lanjut, keberadaan JJSB bisa menjadi jembatan menyampaikan data kebencanaan terjadi di wilayah ke instansi terkait. Juga menjembatani empati antara masyarakat dan para warga terdampak bencana. (ori)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *