Pariaman – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Yandri Susanto, mengunjungi Desa Cubadak Aia Utara, Pariaman Utara, Sabtu (4/4/2026), didampingi Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, guna memperkuat sinergi pembangunan desa.

Yandri menegaskan pembangunan desa harus melampaui infrastruktur fisik, menekankan pentingnya aspek spiritual, pendidikan, dan pengembangan potensi generasi muda sebagai fondasi kemajuan bangsa.

Yandri mengutip Muhammad Hatta, yang meyakini Indonesia akan bersinar melalui peran aktif desa. Ia mendorong model pembangunan yang mengintegrasikan masjid, pesantren, dan fasilitas olahraga sebagai percontohan nasional.

Menurut Yandri, kolaborasi ini adalah langkah membangun peradaban dari desa, menyiapkan generasi muda yang beriman, berilmu, dan berdaya saing tinggi.

Yandri menjelaskan kunjungannya ke Sumatera Barat karena sejarahnya melahirkan tokoh bangsa yang berkontribusi pada nasionalisme, termasuk pemikiran Hatta tentang ekonomi kerakyatan dan demokrasi desa.

Menanggapi arahan tersebut, Elzadaswarman mengapresiasi kehadiran Yandri dan berkomitmen menjadikan arahan tersebut sebagai pedoman strategis dalam memperkuat pembangunan desa di Payakumbuh.

Yandri menekankan pembangunan desa tidak boleh hanya terpaku pada infrastruktur fisik, mendorong integrasi pembangunan yang mencakup aspek spiritual, pendidikan, dan pengembangan bakat generasi muda.

Yandri mengusulkan agar masjid, pesantren, dan fasilitas olahraga di desa dikelola secara kolaboratif sebagai model percontohan nasional. Menurutnya, langkah ini krusial untuk membentuk peradaban desa yang melahirkan generasi muda beriman, berilmu, dan berprestasi.

Dalam arahannya, ia merujuk pada pemikiran Muhammad Hatta, yang meyakini kemajuan Indonesia bergantung pada peran aktif desa. Yandri menyebut Sumatera Barat sebagai daerah yang melahirkan tokoh bangsa, termasuk pemikiran Hatta mengenai ekonomi kerakyatan dan demokrasi desa.

Menanggapi kunjungan tersebut, Elzadaswarman menyampaikan apresiasi atas kehadiran Yandri. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan arahan tersebut sebagai pedoman dalam memperkuat pembangunan desa yang bermartabat dan berdaya saing tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *