Jakarta – NeutraDC memperkuat posisinya sebagai penggerak utama Indonesia sebagai regional gateway AI di kawasan SIJORI. Hal ini didorong oleh meningkatnya kebutuhan infrastruktur AI dan komputasi berskala besar di Asia Tenggara.

Sebagai bagian dari digital ecosystem hub, NeutraDC memiliki 34 pusat data yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia dan Singapura. Keberadaan pusat data ini memperkuat konektivitas nasional dan mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia.

Pada tahun 2025, NeutraDC memfokuskan diri pada pembangunan ekosistem infrastruktur digital yang market-driven dan AI-ready. Penguatan kapabilitas layanan, percepatan pengembangan fasilitas, serta perluasan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci strategi perusahaan.

Berbagai inisiatif dirancang untuk menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang, khususnya dalam mendukung adopsi AI dan komputasi lanjutan.

Sejumlah pencapaian penting telah diraih, mulai dari perolehan izin SBO hingga peluncuran NeutraConnect dan NeutraCompute sebagai basis layanan AI-ready.

Kemitraan strategis dengan mitra teknologi, energi, dan institusi akademik di tingkat nasional maupun regional juga diperkuat guna membangun ekosistem digital yang berkelanjutan dan terintegrasi.

"Kami terus berupaya memperkuat peran dari sekadar operator pusat data menjadi enabler ekosistem digital," ungkap Kepala Eksekutif NeutraDC, Andreuw Th.A.F., dalam keterangan resminya, Minggu (28/12/2025).

NeutraDC juga berperan penting dalam mendukung kedaulatan data Indonesia dengan memastikan penyimpanan dan pengolahan data dilakukan secara aman serta sesuai dengan regulasi nasional.

Dengan jaringan 29 pusat data hyperscale, enterprise, dan edge yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, NeutraDC menopang keberlangsungan layanan digital kritikal lintas sektor.

Peningkatan adopsi cloud dan beban kerja AI mendorong kebutuhan akan pusat data berkapasitas besar dan scalable. NeutraDC menjawab tantangan ini melalui percepatan pengembangan fasilitas berskala besar di sejumlah lokasi strategis, termasuk Cikarang dengan kapasitas hingga 121,5 megawatt (MW) dan Batam hingga 51 MW.

Salah satu pencapaian penting adalah topping-off NeutraDC Nxera Batam dengan kapasitas awal 18 MW yang dapat ditingkatkan hingga 54 MW, serta telah memperoleh Uptime Institute Tier III Certification of Design Documents sebagai standar keandalan global.

Menurut Andreuw, peningkatan kebutuhan cloud dan AI menjadi pendorong utama strategi tersebut, di mana pengembangan pusat data hyperscale yang AI-ready diprioritaskan untuk menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *