Padang – Lima akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang akan unjuk gigi di forum internasional. Mereka akan tampil di Annual International Conference on Islam, Science, and Society (AICIS+) 2025.
Ajang bergengsi ini akan berlangsung di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, pada 29-31 Oktober 2025.
Kelima akademisi UIN Imam Bonjol Padang tersebut berasal dari berbagai fakultas.
Mhd Ilham Armi (Fakultas Syariah), Andri Ashadi, Dwi Wahyuni (Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama), Ifkar Rasyid (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan), dan Abdullah Khusairi (Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi) akan mempresentasikan karya ilmiah.
AICIS+ tahun ini mengusung tema “Islam, Ecotheology, and Technological Transformation: Multidisciplinary Innovations for an Equitable and Lasting Future”.
Forum akademik ini mempertemukan akademisi dari berbagai perguruan tinggi ternama, baik dari Indonesia maupun mancanegara.
Mhd.Ilham Armi akan mempresentasikan tentang konflik Adat-Islam di minangkabau.
Andri Ashadi akan menyampaikan artikel tentang desentralisasi agama minoritas muslim di Kepulauan Nias.
Dwi Wahyuni akan mempresentasikan dialog antara ekologi spiritual masyarakat adat Mentawai dan etika lingkungan Islam.
Ifkar Rasyid akan membawakan artikel tentang integrasi ecotheology dan pendidikan bilingual di madrasah.
Abdullah Khusairi akan tampil dalam sesi panel tentang agama, media digital, dan kontestasi politik di Indonesia.
Sesi panel ini merupakan undangan khusus berdasarkan rekomendasi dari jurnal Studia Islamika PPIM UIN Syarif Hidayatullah.
Tercatat 2.434 judul dan abstrak diajukan oleh calon peserta tahun ini.
Panitia menetapkan 237 peserta AICIS+ 2025, terdiri dari 97 peserta invited panel dan 140 peserta open panel.











