Jakarta – Pengguna jam tangan pintar dan gelang kebugaran harus waspada. Data pribadi yang dikumpulkan perangkat berpotensi disalahgunakan. Peringatan ini datang dari perusahaan keamanan siber, Kaspersky, terkait risiko privasi data pengguna perangkat kebugaran.
Kaspersky menyoroti, data sensitif seperti langkah harian dan data biometrik rawan dieksploitasi. Data lokasi (GPS) yang terekam saat berolahraga juga bisa dimanfaatkan untuk melacak keberadaan pengguna.
Bahkan, perusahaan aplikasi kebugaran yang kurang kredibel berpotensi menjual data pengguna ke pihak ketiga, termasuk pengiklan dan perusahaan asuransi. Untuk meminimalisir risiko, Kaspersky menyarankan pengguna untuk berhati-hati dalam membagikan rute olahraga.
Sebaiknya, data tersebut hanya dibagikan kepada orang yang benar-benar dipercaya.










